LIMIT Desember 2017

ANDAI AKU BERSEDEKAH :”

Allah memperingakan kita dalam Quran:

Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata (menyesal): “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan [kematian] ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” Qs. Al Munafikun : 10.

Subhanallah, Begitu banyakkah nikmat bersedekah? hingga orang yang telah meninggal pun meminta agar Allah tidak mencabut nyawanya sebelum ia bersedekah. Yang ia minta hanyalah waktu untuk bersedekah.

Kenapa ya??

Ternyata, sangatlah banyak nikmat bersedekah untuk kehidupan kita di dunia bahkan bekal untuk di akhirat nanti. Salah satunya, sedekah dapat memadamkan kemurkaan Allah dan kepanasan kubur.

“Sedekah dengan sembunyi sembunyi memadamkan kemurkaan Allah.” HR Thabrani 

Selain itu, bersedekah dengan lillah, insyaAllah akan dapat menghapus dosa-dosa kita.

“Sedekah dapat menghapus dosa, sebagaimana air memadamkan api” HR Tirmidzi

 

Lalu, teman2 tau gak siapa Nabi dan sahabat Rosul yang terakhir masuk ke dalam surga Allah?

Dalam takhrij Al Ihya,lil hafzih Al ‘Iraqi, 8/263:

Hadits : ” Nabi yang paling akhir masuk syurga adalah Nabi Sulaiman bin Dawud ‘Alaihimassalam , karna lama proses hisab harta dan kekuasaannya. Dan Sahabat Nabi SAW yang terakhir masuk syurga adalah Sahabat Abdurrohman bin ‘Auf RA karena kekayaannya.”

 

Hah Karena kekayaannya?

Ya, Kekayaan kita akan dihisab satu per satu di pengadilan Allah. Setiap harta yang kita miliki harus ada pertanggungjawabannya. Apakah harta tersebut digunakan di jalan Allah atau malah sebaliknya.

Sampai-sampai Abdurrahman bin Auf langsung menyedekahkan harta-harta nya. Karena ia tidak ingin bagian dari keuntungan agamanya hilang begitu saja, dan tidak sudi kekayaannya membuat dirinya tertinggal dari kafilah iman dan pahala surga. Untuk itu, ia mendermakan harta kekayaannya dengan kemurahan hati dan kesadaran nurani.

 

Memang miris, sangat berbeda dengan orang-orang di zaman sekarang ini. Mereka berbondong-bodnong menimbun kekayaan, dan hanya sedikit dipergunakan untuk disedekahkan di jalan Allah. Mungkin mereka berpikir semua tidak akan dimintai pertanggungjawabannya. Naudzubillahimindzalik.

 

Padahal dengan bersedekah bukan hanya kenikmatan dunia yang akan ia raih, namun juga kemenangan diakhirat berada di tangannya. Dengan bersedekah tidak akan membuat seseorang jatuh miskin. Justru Allah akan melipatgandakan kenikmatan yang telah ia peroleh saat ini.

Nah, Yuk kita istiqomahkan untuk menyedekahkan apa yang kita miliki di jalan Allah. Karena sebagian dari harta yang kita miliki sekarang ini adalah hak orang lain,terdapat  hak saudara kita di sana. Dan perlu diingat guys, bersedekah itu bukan dinilai dari seberapa besar sesuatu yang ia beri. Karena mungkin sedekah uang seribu dari seorang pemulung sampah akan lebih berarti daripada sedekahnya uang seratus ribu dari seorang pejabat terkaya.

So, biasakan bersedekah mulai saat ini, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Karena insyaAllah segala ibadah yang kita lakukan secara rutin dan istiqomah, akan membiasakan kita menjadi hamba Allah yang kuat. Aamiin.

 

 

KATANYA CINTA…

Karya : Maibelova

 

 

Katanya Cinta…

Untuk bersujud pun tak berjiwa

Katanya Cinta…

Bermesraan di sepertiga malam pun tak kuasa

Katatanya Cinta…

Melangkah ke rumah-Nya pun tak sengaja

Katanya Cinta…

Tapi datang hanya untuk meminta

 

Pada-Nya, Sang Maha Cinta

Yang Mencintai tanpa dicinta

Yang Mendengar lirih do’a

Yang Memberi semua pinta

Yang Menyembuhkan hati yang luka

 

Cinta bukan hanya kata

Cinta bukan hanya janji

Tapi Cinta butuh diuji

Seberapa besar Cintamu pada-Nya,

Sebesar pengorbananmu untuk taat pada-Nya

 

 

 

Milik-Mu

 

Begitu keras hatiku

Sulit ku pecahkaan dinding itu

Dinding tebal, yang dulu sempat roboh

 

Bergetar hatiku kala mendengar nama-Mu

Hatiku goyah

Namun pikiranku menolak

Bimbang

 

Meski aku menjauh dari-Mu

Engkau tetap membantuku

Engkau tetap kabulkan do’aku

 

Segala kebaikan telah kau beri

Namun apa yang kulakukan?

Aku berpaling dari-Mu

 

Sungguh hina diri ini

Bukakan pintu hatiku ya Rabb

Beri aku petunjuk jalan

 

Sesungguhnya

Hidupku,

Adalah milik-Mu

 

 

0 thoughts on “LIMIT Desember 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *